Alfan adalah anak yang ceria dan senang berteman. Di sekolahnya, ada seorang teman yang sangat lucu bernama Udin. Tapi, Udin bukan sekadar "Udin", karena semua orang memanggilnya dengan sebutan unik, "Udin Din Dun". Setiap kali teman-temannya menyapa Udin, mereka pasti berkata:
"Hei, Udin Din Dun, ayo main!"
Suatu hari, Alfan penasaran, mengapa Udin selalu dipanggil Udin Din Dun? Dia bertanya langsung pada Udin.
"Din, kenapa sih kamu disebut Udin Din Dun?" tanya Alfan sambil tertawa.
Udin tersenyum lebar, lalu menjawab sambil menari kecil, "Karena aku suka bikin suasana rame! Din dun din dun, kaya suara drum!"
Alfan tertawa lepas. Sejak hari itu, Alfan dan Udin Din Dun menjadi sahabat dekat. Ke mana-mana mereka selalu bersama. Kalau bermain bola, Alfan pasti memilih tim yang sama dengan Udin Din Dun. Kalau di kelas, mereka duduk bersebelahan, saling membantu belajar.
Dan yang paling asyik adalah, setiap sahur di bulan Ramadan, mereka berdua berkeliling kampung sambil pukul-pukul ember dan teriak dengan suara lucu:
"Sahuuuuurrr... tung tung tung! Sahuuuurrr... din dun din dun!"
Semua warga kampung ikut tertawa karena suara unik mereka. Begitulah Alfan dan Udin Din Dun, teman akrab yang selalu membawa kebahagiaan ke mana pun mereka pergi.

No comments:
Post a Comment